"TUGAS RESUME JURNAL"
Nama/Prodi : Anggun Putri Andari (Pendidikan Agama Islam)
Judul Jurnal : Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Pribadi Yang Islami
Penulis/Penerbit : Elihami Elihami dan Abdullah Syahid
"PENERAPAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER PRIBADI YANG ISLAMI"
A. Pendahuluan
Pendidikan Agama Islam mengandung ciri dan watak khusus, yaitu proses penanaman, pengembangan,dan pemantapan nilai-nilai keimanan yang menjadi pedoman sikap manusia menurut kaidah-kaidah agamanya.nilai
keamanan seseorang adalah bentuk tingkah laku seseorang yang dapat dilihat
secara lahir dan rohani. Pendidikan islam juga melatih kepekaan untuk
mengembangkan diri sebagai mahkluk yang rasional,moral yang baik serta
memberikan kesejahteraan fisik.
Berdasarkan undang-undang sistem Pendidikan Nasional Nomor
20 Tahun 2003 di jelaskan bahwa : pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan
potensi didik agar menjadi manusia indonesia seutuhnya.
Dalam upaya menanamkan pembentukan perilaku dan jiwa
keagamaan pada anak akan sangat bergantung pada pendidikan agama yang
memberikan motivasi serta kebiasaan agama yamg sesuai dengan tuntunan agama. Oleh
karena itu, pengaruh jiwa dan perilaku seseorang bisa dibentuk dengan pembelajaran
pendidikan agama islam melalui aqidah dan syariah yang ada didalamnya sehingga
bisa membentuk pribadi muslim yang lebih baik.
Berdasarkan penelitian ini penulis menganggap perlu
menerapkan pembelajaran ilmu pendidikan agama islam sebagai dasar utama dalam
mewujudkan kepribadian muslim.
B. Kajian Pustaka
1. Konsep Strategi Pembelajaran
Seseorang yang menerapkan strategi
sebelum melakukan sesuatu pasti akan menjadi pemenang dalam kegiatan yang akan
dilakukan, karena saat seseorang memegang strategi itu akan menjadikan senjata
dan pertimbangan yang kuat untuk menghadapi sesuatu.
Menurut J.R David dalam dunia
pendidikan strategi diartikan sebagai "a plan,method,or series of activities
designed to achieves a particular educational goal". Oleh karena itu,setiap
pembelajaran pasti akan memiliki strategi untuk menjadikan pembelajaran menjadi
relatif dan konstan.
Dari penjelasan diatas dapat
ditentukan bahwa strategi pembelajarn harus diterapkan agar metode pembelajaran
yang didapat semakin relevan dan luas.
2. Pertimbangan Pemilihan Strategi Pembelajaran
Pembelajaran adalah proses penambahan informasi dan kemampuan
baru. Pemilihan strategi yang tepat harus semestinya dilakukan agar semua
pembelajaran tercapai secara efektif dan efisien. Dalam pemakaian strategi yang tepat akan memerlukan strategi
lebih dari satu, untuk mencapai tujuan yang satu dengan yang lainnya.
3. Prinsip-prinsip Penggunaan Strategi Pembelajaran
Dikatakan prinsip karena tidak semua strategi pembelajaran
cocok digunakan untuk mencapai tujuan dan keadaan. Setiap strategi memiliki
maksud dan tujuannya masing-masing. Hal ini dikemukakan oleh Killen : "No teaching strategy is
better than others in all circumtances, so you have to be able to use a variety
of teaching strategies and make rational decisions about when each of the
teaching strategies is likely to most effective".
Oleh sebab itu, diperlukan prinsip-prinsip umum penggunaan
strategi pembelajaran sebagai berikut :
- Berorientasi pada tujuan
- Aktivitas
- Individualitas
- Integritas
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "Pendidikan" berasal dari kata didik dan awalan men, yaitu kata kerja yang artinya memelihara (ajaran).
Pendidikan sebagai kata benda berarti proses atau perubahan tingkah laku seseorang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan.
Secara terminologis, para ahli pendidikan mendefinisikan kata pendidikan dari berbagai tinjauan. Hasan Langgulung melihat arti pendidikan dari sisi fungsi pendidikan.
Sedangkan definisi pendidikan yang disandarkan pada makna dan aspek serta lingkungannya,dapat dilihat apa yang dikemukakan oleh Ahmad D. Marimba. Dalam sistem pendidikan nasional, istilah pendidikan diartikan sebagai usaha sadar untuk menyiapkan bimbingan, pengajaran, dan latihan yang berperan untuk peranan di masa yang akan datang.
Dari beberapa pendapat para ahli dapat diketahui bahwa pendidikan merupakan aktivitas yang disengaja akan melibatkan berbagai faktor yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya, sehingga akan membentuk sistem yang saling mempengaruhi.
Adapun definisi pendidikan agama Islam menurut pendapat beberapa pakar dapat dilihat sebagai berikut :
- Menurut Abdul Majid dan Dian Andayani dalam buku "pendidikan agama Islam berbasis kompetensi" bahwa Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam mempersiapkan peserta didik untuk mengenal,memahami,menghayati hingga memahami ajaran agama Islam,dibarengi dengan tuntutan untuk menghormati agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar umat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa.
- Menurut Zakiyah Daradjat yang disitir oleh Abdul Majid dan Dian Andayani
- Menurut Azizy yang dikutip oleh Abdul Majid dan Dian Andayani.
- Menurut Ahmad Supardi yang dikutip oleh Ahmad Tafsir,dkk.
5. Pribadi Muslim Yang Islami
1. Pengertian Pribadi Muslim Yang Islami
Secara etimologi,kepribadian berasal dari kata "Pribadi" yang berarti manusia sebagai perseorangan, keseluruhan sifat yang merupakan watak manusia, keadaan manusia sebagai perseorangan.
Secara terminologi kepribadian adalah ciri atau karakteristik dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan-bentukan yang diterima dari lingkungan. Misalnya, keluarga atau sifat bawaan dari lahir.
J.F Dasbid menyebut kepribadian sebagai nurani seluruh tingkah laku seseorang.
Kepribadian dapat dilihat dari 4 aspek muatannya :
- Aspek Personalia
- Aspek Individualitas
- Aspek Mentalis
- Aspek Identitas
Kepribadian Muslim adalah keseluruhan aspek yang mencerminkan ajaran pada tingkah laku manusia.
2. Struktur Kepribadian Muslim Yang Islami
Pada dasarnya aspek kepribadian dibagi menjadi 3 yaitu :
- Kejasmanian
- Kejiwaan
- Kerohanian yang luhur
3. Berakhlak Mulia
Akhlak artis tabiat, Budi pekerti atau kebiasaan.
Manusia yang berakhlak disebut (husn al-khuluq) tertanam iman dihatinya sedangkan, Manusia yang tidak berakhlak disebut (su'ul al-khuluq) sikap mendua pada Tuhan yang ada pada hatinya.
C. Metode Penelitian
Jenis penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian kualitatif adalah Penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata tertulis maupun lisan dari orang yang mereka amati.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bahwa pendidikan agama Islam bisa membentuk kepribadian Muslim seseorang.
Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi dan melakukan catatan secara sistematis mengenai tingkah laku per kelompok atau mengambil per individu.
D. Hasil dan Pembahasan
1. Faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Kepribadian Muslim
Faktor Pendukung sebagai berikut :
- Ibadah
- Pendidikan
- Prinsip Adat
- Taat Beragama (Religius)
- Kurangnya kesadaran mengenai perilaku yang menunjukkan kepribadian Muslim
- Lingkungan keluarga dan masyarakat
Hasil pemaparan mengenai karakter muslim adalah sebagai berikut :
- Religius
- Disiplin
- Menghargai sesama
E. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang diuraikan dapat kita simpulkan bahwa pendidikan agama Islam mengunakan dua strategi pembelajaran, yaitu pembelajaran langsung ( direct instruction ), dan pembelajaran tidak langsung ( indirect instruction ).
Kerja sama antara seseorang itu sendiri dengan pembelajaran pendidikan agama Islam adalah salah satu faktor terpenting dalam membentuk karakter muslim yang islami, karena faktor penghambat utama adalah sifat bawaan dari seseorang itu sendiri.
MasyaAllah
BalasHapusSemangat syg🥰😘
masyaallah, keren
BalasHapus🥇
BalasHapus